Rekayasa Sistem PemilahSampah Logam dan Non Logam Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.71302/jamas.v5i1.30Keywords:
rekayasa, IoT, sampah, logam, non logamAbstract
Pemilahan sampah umumnya masih dilakukan secara manual, seperti memisahkan sampah logam dan non-logam secara langsung dengan tangan. Proses ini kurang efisien dari segi waktu dan tenaga. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan sistem pemilah sampah logam dan non-logam berbasis Internet of Things (IoT). Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor proximity induktif, sensor proximity kapasitif, servo, dan sensor ultrasonik HC-SR04. Sesuai konsep IoT, sistem ini terintegrasi dengan aplikasi Thingspeak yang berfungsi sebagai pusat notifikasi kapasitas tempat sampah, sehingga dapat dipantau oleh petugas kebersihan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penutup tempat sampah akan terbuka otomatis saat objek terdeteksi pada jarak kurang dari 60 cm. Apabila sampah mengandung logam, servo akan berputar 180° ke kiri untuk mengarahkannya ke wadah logam, sedangkan untuk sampah non-logam servo berputar 180° ke kanan menuju wadah non-logam. Pemilahan sampah hanya dapat dilakukan jika sensor proximity induktif mendeteksi objek pada jarak maksimal 5 mm dan sensor proximity kapasitif pada jarak maksimal 2 cm.







