Rekayasa Perangkat Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman OtomatisPada Perkebunan Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.71302/jamas.v5i2.79Keywords:
Internet of Things, Otomasi, Penyiraman, Pemupukan, PerkebunanAbstract
Penyiraman dan pemupukan pada perkebunan konvensional sebagian besar masih dilakukan secara manual sehingga penggunaan air dan pupuk tidak efisien. padapenelitian ini penulis mencoba membuat prototipe penyiraman tanaman yang berfungsi untuk menyiram petak tanaman secara otomatis sesuai dengan perintah pengoperasian. Perintah pengoperasian diputuskan berdasarkan dari data terbuka prakiraan cuaca BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) dan data sensor kelembapan tanah. Data prakiraan cuaca akan diperoleh dari data terbuka BMKG dengan format XML dan data prakiraan diolahan menjadi variabel. Data kelembaban tanah diperoleh dari sensor, kemudian disimpan ke database MySQL melalui ESP8266. Data kelembaban tanah diperoleh dari sensor, kemudian disimpan ke database MySQL melalui ESP8266. Penyiraman dan pemupukan pada pagi hari dan siang hari dan pemupukan sesuai dengan kala pemupukan per bulan pada pagi hari. Perangkat penyiraman menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler yang terhubung ke WiFi (Wireless Fidelity) untuk menerima perintah penyiraman ke masing-masing petak. Penggerak perangkat menggunakan dinamo stepper yang dapat bergerak dari petak A hingga petak C atau sesuai dengan perintah yang diberikan. Penyiraman dan pemupukan menggunakan pompa air yang bisa hidup dan mati berdasarkan relai yang dikendalikan oleh mikrokontroler. Perangkat dapat melakukan operasi penyiraman yang diperoleh sesuai dengan data prakiraan cuaca BMKG dan kelembapan tanah pada petak. Dengan penggunaan perangkat, penyiraman petak dapat dilakukan secara optimal sesuai dengan nilai kelembapan optimal untuk jenis tanaman yang berada pada petak tanah. Operasi pemupukan dilakukan perangkat berdasarkan jadwal pemupukan yang dipilih pengguna







