Perbandingan Metode Euclidean Probability dan Teorema Bayes untuk Diagnosa Penyakit Gigi
DOI:
https://doi.org/10.71302/jbidai.v6i1.42Kata Kunci:
Perbandingan, Euclidean Probability, Teorema Bayes, Penyakit GigiAbstrak
Penyakit gigi merupakan suatu keadaan yang dapat mengganggu gigi dalam menjalankan fungsinya dengan baik. Penyakit gigi memiliki gejala yang hampir mirip, oleh karena itu diperlukan sebuah aplikasi sistem pakar yang dapat membantu mendiagnosa penyakit gigi yang dialami agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum penyakit gigi tersebut berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. Metode yang digunakan, yaitu euclidean probability dan teorema bayes. Metode euclidean probability merupakan teknik pendekatan kasus yang digunakan untuk mengukur suatu kemungkinan yang terjadi berdasarkan sebab-sebab yang terjadi, sedangkan teorema bayes adalah rumus matematika untuk menentukan sebuah kemungkinan yang akan terjadi. Kedua metode ini memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menentukan persentase suatu penyakit diderita berdasarkan gejala yang diinputkan, yang menjadi perbedaan dari kedua metode ini adalah proses perhitungan yang oleh kedua metode. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dari beberapa data uji maka dapat diketahui bahwa metode teorema bayes lebih baik dalam melakukan diagnosa penyakit gigi dibandingkan metode euclidean probability, hal ini dibuktikan dengan kesamaan hasil diagnosa sistem dengan hasil diagnosa pakar. Selain itu, berdasarkan perhitungan tingkat akurasi dari kedua metode, maka dapat diketahui bahwa metode teorema bayes memiliki tingkat akurasi sebesar 80%, sedangkan metode euclidean probability memiliki tingkat akurasi sebesar 40%. Dari tingkat akurasi tersebut maka dapat diketahui bahwa metode teorema bayes memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode euclidean probability.
Referensi
[1] P. S. Ramadhan, “PENERAPAN EUCLIDEAN PROBABILITY DALAM MENDIAGNOSIS ATOPIK DERMATIS,” vol. 7, no. 5, pp. 887–894, 2020, doi: 10.25126/jtiik.202072023.
[2] D. Putra Tarigan, P. Sari Ramadhan, S. Yakub, S. Informasi, and S. Triguna Dharma, “Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendeteksi Kerusakan Mesin Sepeda Motor”, [Online]. Available: https://ojs.trigunadharma.ac.id/index.php/jsi
[3] F. Riandari and A. C. Panjaitan, “Expert System to Diagnose Extra Lung Tuberculosis Using Bayes Theorem,” 2019. [Online]. Available: https://iocscience.org/ejournal/index.php/mantik/index
[4] P. S. Ramadhan and U. F. S. Pane, Mengenal Metode Sistem Pakar. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2018.
[5] P. S. Ramadhan, “Penerapan Komparasi Teorema Bayes dengan Euclidean Probability dalam Pendiagnosaan Dermatic Bacterial,” InfoTekJar (Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan), vol. 4, no. 1, pp. 1–7, Sep. 2019, doi: 10.30743/infotekjar.v4i1.1579.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







